Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Berikut tulisan Sutan Sjahrir pada 1938 yang membahas kultur west dan
east. kita akan bisa lihat bagaimana relevansinya untuk modernisasi
dan Intellektualitas di Indonesia. Kita bisa joega melihat ini
sebagai good wisdom. dari buku Out Of Exile 1949, Poedjangga Baroe 1938 &
Sjahrir Politics & Exile. Search for “Kritiek En Opbouw” on the net
==============================
====================
…Early in 1938, Sjahrir published one [...]
Filed under: sjahrir | Tagged: sjahrir | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
dari buku Sjahrir Politics and Exile by Prof. Mrazek.
Menjelang kemerdekaan RI pada Agustus 1945 , pemuda yang menggerakan
Soekarno-Hatta adalah pemuda-pemuda radikal sayap kiri nasionalis
dengan aktor intelektualnya, Bung Sjahrir, pemuda pemuda tersebut
banyak juga yang merupakan simpaltisan aktif dari PARI-nya Bapak
Republik Indonesia, Tan Malaka.
Pemuda disini termasuk Soekarni, Adam Malik, Chaerul Saleh, BM Diah,
Mochtar Loebis, Djohan Sjahroezah (masih [...]
Filed under: soekarno, tan malaka | Tagged: tan malaka soekarno | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Berdasarkan buku Kahin Nationalism and Revolution in Indonesia, Ternyata “hanya” 93 persen dari wilayah di Jawa/Madura yang dikuasai penuh oleh Belanda dan hanya 50 persen yang dikuasai diluar Pulau Jawa.
Referensi pagenya akan saya cantumkan, menarik sekali statement ini.
Filed under: general-1945-1946 | Tagged: indonesia dutch indies | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Q:sebenarnya sejak kapan sih “kultur interiority-complex” seperti itu
>muncul.
>
A. Wah ini pertanyaan yg menarik dan saya koq sudah ketemu jawabanya dari
beberapa sumber.
Kalau dari ulasan Bapak Republik Indonesia, Mr. Tan Malaka , kejadian
itu terjadi sejak jaman masa “Kegelapan Indonesia” atau jaman
700-1600M. Tadinya “Bangsa” Indonesia nggak kayak begitu (terutama
waktu pelaut-pelaut dari Cina datang ke kepulauan Indonesia di abad2
pertama [...]
Filed under: tan malaka | Tagged: tan malaka | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Dari hasil diskusi, banyak good wisdom untuk kesejahteraan ummat :)
———-
Persatoean Ditjari , Per-sate-an jang Ada” (Hatta, kiriman cpatrw)
… terlihat jelas pengarahan pandangan terhadap ’persatuan’ dan ’perbedaan’, filosofis maupun praktis, meninggalkan pemahaman tradisionil yang sangat mendalam dipengaruhi terutama oleh way of thinking feodalisme Jawa. Kekuasaan feodal di masyarakat feodal adalah kekuasaan tyran otoriter, dan revolusi Prancis [...]
Filed under: hatta-pre-independence | Tagged: persatoean hatta | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
TAHUN 1927, dan tahun-tahun berikutnya, selepas pemberontakan komunis yang gagal
di Sumatera Barat dan Banten adalah masa-masa sulit bagi kaum pergerakan, baik
di Indonesia maupun di Belanda. Pemberontakan itu bukan saja membuat pemerintah
kolonial terkejut, tetapi juga merupakan awal malapetaka bagi pergerakan
nasional. Sebab sejak itu aparat keamanan semakin bertindak keras terhadap semua
kegiatan politik kaum nasionalis.
Akibatnya, banyak pemimpin partai [...]
Filed under: hatta-pre-independence | Tagged: hatta | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
> Masa demokrasi liberal adalah masa lanjutan dari sebuah masa
revolusi
> fisik ketika Indonesia mempertahankan kemerdekaan 17 Agustus.
> Sedangkan masa revolusi fisik adalah sebuah lanjutan dari sebuah
masa
> pergerakan nasional dan masa pendudukan Jepang.
> Masa pergerakan nasional adalah masa pembukaan pola pemikiran
modern
> baik pemikiran yang asli Indonesia maupu pemikiran-pemikiran luar
> Indonesia yang berkembang pada waktu itu yang [...]
Filed under: general-parliamentary systems | 2 Comments »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Daulat Ra’jat ini sempat menjadi wacana di cornell publication
1981:
http://cip.cornell.edu/DPubS?
service=Repository&version=1.0&verb=Disseminate&handle=seap.indo/1107
016116&view=body&content-type=pdf_1#
Adapun , Daulat Ra’jat ini digunakan untuk mengganti “Daulat Tuanku”
seperti yang diquote dari buku Indonesia free dibawah ini:
“
… Hatta rejected the use of the term demokrasi asli (indigeneous
democracy) in case it was used by “backward looking aristocrats to
maintain their feudalistic system (of a slavish nature) in
Indonesia, using [...]
Filed under: hatta-pre-independence | Tagged: hatta | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
dari 17 Oktober 1952 pada perkembangan politik dan militer di Indonesia
> Secara politik peristiwa 17 Oktober adalah pelopor kritik demokrasi
> liberal di Indonesia. Terjadinya kudeta di Mesir dan Thailand pada
> awal tahun 1950-an sepertinya membuat AD ingin mencontohnya. AD
> memakai cara yang licik, yaitu memobilisasi massa dengan bantuan
> preman Jakarta terkenal dengan nama geng Cobra [...]
Filed under: general-military | Tagged: militer nasution | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
> Konsepsi Presiden 21 Februari 1957 adalah kritik pedas sekaligus
> ultimatum Soekarno terhadap demokrasi Liberal. Pertama Soekarno
> mendesak pembentukan suatu kabinet berkaki empat (Masyumi, PNI, NU,
> dan PKI). Kedua dibentuknya DPR-GR yang terdiri dari perwakilan partai
> NasAKom dan golongan fungsional yang dirasa belum diwakili oleh
> partai, termasuk di dalamnya militer.
Pada waktu sistem perlementer dihapuskan, penolakan [...]
Filed under: general-parliamentary systems | Tagged: soekarno sjahrir hatta 1957 indonesia parlemen | Leave a Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
The Idea of Indonesia
Cambridge University Press
9780521876483 – The Idea of Indonesia – A History – by R. E. Elson
The origins of the idea of Indonesia
Before the twentieth century, there was no Indonesia and thus no
Indonesians. In the archipelago that stretched between continental
Asia and Australia, states and statelets abounded, some loosely
articulated by slowly gathering Dutch imperial [...]
Filed under: general-prehistoric | 1 Comment »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Cerita tentang Belanda membantu kemerdekaan Indoensia sudah banyak
didengar, tapi belum banyak yang sebaliknya. Berikut cerita dimana
pejuang Indonesia ikut membantu kemerdekaan Belanda dari tangan
Jerman.
====
1939-1940 , pasukan Jerman menguasai Belanda. Pemimpin kerajaan
termasuk Ratu Belanda terpaksa harus mengungsi ke Inggris dan
kemudian Kanada. Banyak pejuang Indonesia yang ‘tertahan’ dinegeri
Belanda, terutama di Leiden sebagai pusat perjuangan Perhimpunan
Indonesia yang dibentuk Hatta [...]
Filed under: general-1945-1946 | Tagged: sjahrir pra kemerdekaan sosialis indonesia dutch indies | 2 Comments »
Posted on April 25, 2008 by cpatriaw
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »