Book: The Indonesian Story (C. Wolf, 1948)

THE 
 
INDONESIAN 
STORY 
 
 
 
The Birth, Growth and 
Structure of the 
Indonesian Republic 
 
CHARLES WOLF, Jr. 
 
 
 
Issued under the auspices of the 
American Institute of Pacific Relations 
 
THE JOHN DAY COMPANY, NEW YORK 1948 
 
 
 
All rights reserved 
 
Copyright* 1948, by the International Secretariat 
Institute of Pacific Relations 
 
1 East 54th Street 
Nezv York 22, 2V. Y. 
 
 
 
PRINTED IN THE UNITED STATES OF AMERICA 
AMERICAN BOOKSTRATFORD PRESS, INC., NEW YORK, N. Y 
 
 
 
To 
 
T. W. 
 
 
 
PREFACE 
 
 
 
It [...]

COLONIAL SOCIETY AND THE IDEALS OF SOCIAL DEMOCRACY (Hatta, 1956)

COLONIAL SOCIETY AND THE IDEALS OF SOCIAL DEMOCRACY
 
Mohammad Hatta , 1956.
(First Indonesian Vice President).
____
 
From the viewpoint of the capitalist economy which invaded this country, Indonesia was a huge estate, the exploitation of which was based on two highly profitable factors, a rich soil and a supply of cheap labor, which strengthened its international competitive [...]

kudeta militer 1952 sampai demokrasi terpimpin (reply)

reply dari milis:
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
>>saya pikir penyebabnya nasution resign bukan karena kasusnya
>>soekarmadji, tapi karena percobaan kudeta militer tentara ex-knil
>>melawan istana pada oktober 1952.
Memang di tahun 1952 Kolonel Nasution dicopot dari KSAD lantaran
kudeta gagal di depan istana, ketika moncong-moncong meriam dan tank
TNI diarahkan kepada Presiden Soekarno yg dengan tegar tetap bergeming
dari tuntutan para demonstran (tentara AD) yg menginginkan
dibubarkannya [...]

Masa demokrasi liberal 1945-1958

> Masa demokrasi liberal adalah masa lanjutan dari sebuah masa
revolusi
> fisik ketika Indonesia mempertahankan kemerdekaan 17 Agustus.
> Sedangkan masa revolusi fisik adalah sebuah lanjutan dari sebuah
masa
> pergerakan nasional dan masa pendudukan Jepang.
> Masa pergerakan nasional adalah masa pembukaan pola pemikiran
modern
> baik pemikiran yang asli Indonesia maupu pemikiran-pemikiran luar
> Indonesia yang berkembang pada waktu itu yang [...]

Efek dari konsepsi Presiden pada 1957

> Konsepsi Presiden 21 Februari 1957 adalah kritik pedas sekaligus
> ultimatum Soekarno terhadap demokrasi Liberal. Pertama Soekarno
> mendesak pembentukan suatu kabinet berkaki empat (Masyumi, PNI, NU,
> dan PKI). Kedua dibentuknya DPR-GR yang terdiri dari perwakilan partai
> NasAKom dan golongan fungsional yang dirasa belum diwakili oleh
> partai, termasuk di dalamnya militer.
Pada waktu sistem perlementer dihapuskan, penolakan [...]