Menganalisa kejadian Seputar Jatuhnya Kabinet Sjahrir pertama

Saya tulis ulang berdasarkan dua buku yakni Indonesian .. by Arnold Brackman yg terbit tahun 1963 dan Sjahrir:exile dari Mrazek yang terbit tahun 1994. Kedua buku ini walaupun ditulis dalam rentang yang sangat lama, tapi saling mengisi walaupun ada kontradiksi antara satu dan lain. 
Timbul pertanyaan kritis baru, seperti :
1. Apakah Bung Karno terlibat dalam pemebentukan [...]

Perjalanan Revolusi Indonesia & Relasinya dengan Revolusi di Negeri2 Dunia ke Tiga

Tulisan Titipan seorang kawan ….. copyright for him :-)
______________________________________________________
 

TANGGAPAN DARI KAMI……….. 
Kepada mbak atau mas atau siapa saja yang mengakui bahwa diri anda adalah seorang nasionalis tulen, kami sungguh senang karena ada teman dari Indonesia yang menanggapi tulisan kami yang sangat singkat, kami tidak anti kritik karena dengan kritik itu akan dapat membangun tapi tentunya dengan [...]

Merebut Mimpi Indonesia

Tulisan Pak Fadjroel ini menarik juga, apalagi karena ada unsur pemikiran Sjahrirnya.
————–
Merebut Mimpi Indonesia
Khazanah, PIKIRAN RAKYAT, 16 Agustus 2008
KEMERDEKAAN nasional adalah proklamasi kebudayaan emansipatif sebuah
bangsa. Karena sebuah bangsa dan kebudayaan adalah mimpi kolektif atau
imajinasi kolektif sekelompok manusia pada konteks tempat dan waktu
tertentu. Bahkan sebuah bangsa sebenarnya sebuah perasaan saja kata
Gustavo [...]

Arsip SOETAN SJAHRIR dari NYTIMES (1945-)

Berikut adalah beberapa arsip dari koran New York Times (1945-) yang berhubungan dengan Soetan Sjahrir. Arsip ini akan dikompilasi secara berkala.

1945:MOSLEM FANATICS FIGHT IN SURABAYA
1945: TROUBLE IN THE EAST
1946:SJAHRIR WOULD LET DUTCH TROOP STAY

1946:JAVA TRUCE TALKS HALT ABRUPTLY
More to come …. cape nich :)

menolak kutukan bangsa kuli

Nyinyir rasanya mengutip ucapan yang sudah puluhan, ratusan, atau malahan mungkin ribuan kali dilontarkan oleh Soekarno agar bangsa Indonesia jangan mau menjadi bangsa kuli dan menjadi kuli bangsa-bangsa lain. Namun, ketika memberikan amanat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 1965 di Istana Negara, Soekarno justru pesimistis bahwa bangsa Indonesia telah menjadi bangsa yang dikhawatirkannya itu, [...]

Sosialisme dan asal mulanya menurut Hatta

>>Socialism refers to a broad array of ideologies and political
movements with the goal of a socio-economic system in which property
and the distribution of wealth are subject to control by the
community.[1] This control may be either exercised through popular
collectives such as workers’ councils or on behalf of the people by
the state. As an economic system, socialism [...]

Apakah Soekarno berada di belakang PP pada 1946 ?

sebuah tjerita jang menarik untuk dicermati :
—————————————-
Sukarno, recognizing the need for some kind of a political will,
consented, but he cleverly divided his legacy among four heirs—
Tan Malaka, Iwa, Sjahrir, and Wongsonegoro—the last-named a
respected old-line nationalist with no following. Sukarno felt that
this group was representative of the main currents of the revolu-
tion—Sjahrir, the Marxist; Wongsonegoro, the [...]

Communist rebellion which leads to Sukarno-Hatta-Sjahrir exile

In the era of Dutch political repression and the nationalist restiveness of the early 1930, the PKI receded into the shadows,outlawed and disorganized. Altough later it made several attempts at recovery, it did not emerge as a serious political factor in Indonesia until after WW 2.
In the half-world, PKI struggled with Tan Malaka for control [...]

Indonesian First Prime Minister was indeed a Poor Man

Hamid Algadri relationship with Sjahrir was very close. He should knew about his financial situation,  especially after his resignation as Prime Minister. He had a large family, even before his marrigage, he had brought home with him several foster children from Banda Neira where he was exiled , including Des Alwi.
Hamid thought at that time [...]

Bung Karno, Hatta, Sjahrir dan Amir di kala pendudukan Jepang 1942-1945

>Karena tindakan radikalnya kembali yang berlanjut, tahun 1934 Bung
>Karno ditangkap dan diasingkan ke Ende (Flores), serta kemudian
>pada tahun 1938 dipindahkan ke Bengkulu. Perjuangannya melawan
>kolonialisme tidak pernah surut, bahkan di Bengkulu,  Bung
>Karno aktif dalam kegiatan perkumpulan
> Muhammadiyah yang bercirikan Islam.
Dari buku Abu Hanifah , Ini periode ketika BK lebih banyak
bersentuhan dengan kaum agamis/Islam ketika sebelumnya sewaktu
berada [...]

Teks perjanjian Linggarjati

kejadian 1965 dan beralihnya dwi-tunggal menjadi tri-tunggal

Assalamualaikum,
Kalau kejadian 1965 heboh ya …
Dalam banyak perestiwa orang kebanyakan mau tahu hebohnya saja (peristiwa 1965, peristiwa madiun 1948) tapi tidak mempelajari aspek sebab-akibat dan hal-ikhwalnya.
Anyway dalam soal 1965, dalam Diskusi Indonesia post-suharto era di UC Berkeley tempo hari yang dihadiri sejarawan veteran Indonesia (misalnya dari Cornell) dan aktifis dari Indonesia , salah satu presentasinya [...]

Indonesian Aim and Ideals — by Hatta

Tiga Serangkai

………………….Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi/ Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak/Kenang, kenanglah kami/ Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
Kami sekarang mayat/Berikan kami arti/Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian/
Kenang, kenanglah kami/yang tinggal tulang-tulang diliputi debu/Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi
( Chairil Anwar

sejarah kapitalisme di Indonesia dan Mixed Economy Luar Negeri

> Kalau negara eropa barat mayoritas menganut aliran pro sosialis,
lalu
> siapa yg. kapitalis (selain US)?
>
pertanyaan yang menarik dan bisa dikaitkan dengan Indonesia, harus
buka banyak buku sejarah untuk berdiskusi masalah ini.
dari buku “Indonesian Socialism” by Soetan Sjahrir 1956:

8. Even where socialist are not in power, there are indications of
a transitional situation developing.
Liberal Capitalism is being replaced [...]

Inti dari perjuangan Indonesia

Inti dari perjuangan PSI menurut Bung Sjahrir, adalah berjuang bukan untuk mencapai kekuasaan , melainkan bagaimana berjuang melawan feudalisme dan birokasi yang merupakan budaya leluhur Banga Indonesia.

Tan Malaka,Hatta, Sjahrir, Agoes Salim dan Minangkabau

Seperti diketahui dari Madilognya Tan Malaka dan Hatta (Menoejoe Indonesia Merdeka). Pemikiran Bapak kita untuk memerdekan Indonesia sedikit banyak dipengaruhi oleh Alam Nagari Minangkabau dimana ‘demokrasi Asli Indonesia’ sudah tersedia disana bahkan sebelum datangnya Belanda.
Masing masing nagari atau desa mempunyai consultative council sendiri sendiri yang saling menghormati dan mempunyai azas Demokrasi.
Dalam Demokrasi, perbedaan pendapat itu [...]

Soetan Sjahrir di Kritiek En Opbouw, pandanganja terhadap Barat dan Timur

Berikut tulisan Sutan Sjahrir pada 1938 yang membahas kultur west dan
east. kita akan bisa lihat bagaimana relevansinya untuk modernisasi
dan Intellektualitas di Indonesia. Kita bisa joega melihat ini
sebagai good wisdom. dari buku Out Of Exile 1949, Poedjangga Baroe 1938 &
Sjahrir Politics & Exile. Search for “Kritiek En Opbouw” on the net
==============================
====================
…Early in 1938, Sjahrir published one [...]