Tags

Q:sebenarnya sejak kapan sih “kultur interiority-complex” seperti itu
>muncul.
>

A. Wah ini pertanyaan yg menarik dan saya koq sudah ketemu jawabanya dari
beberapa sumber.

Kalau dari ulasan Bapak Republik Indonesia, Mr. Tan Malaka , kejadian
itu terjadi sejak jaman masa “Kegelapan Indonesia” atau jaman
700-1600M. Tadinya “Bangsa” Indonesia nggak kayak begitu (terutama
waktu pelaut-pelaut dari Cina datang ke kepulauan Indonesia di abad2
pertama Masehi).

Beliau mengkritik budaya India yang berpengaruh di sebagian wilayah
Indonesia :) Terus, ini diperparah lagi oleh penjajahan Belanda yang
katanya Tan Malaka, Belanda itu punya ‘backwardization culture’ dan
birokratis (dalam perbandingan dengan Inggris misalnya yg lebih
dinamis dan open).

Coba baca Ulasan Prof. Mrazek dari Cornell University tentang
Political Structure of Tan Malaka.

http://cip.cornell.edu/DPubS?service=UI&version=1.0&verb=Display&page=record&han\
dle=seap.indo/1107127733

Selain itu, ada beberapa rujukan lain ‘tentang kulture Indonesia
Asli’ yang sebenarnya orang Indonesia itu
demokratis-dynamis-sosialis-berintegritas-antiKKN ,
baca buku2 berikut berikut:

– Indonesia Free, Political Biography of Mohammad Hatta
– Out of Exile (1949), Soetan Sjahrir
– Hati Nurani Bangsa: kisah M. Hatta by Deliar Noer
– Sjahrir, Politics and Exile by Mrazek
– Nationalism and Revolution in Indonesia (1958), Kahin
– Indonesia Intellectual & Revolution, Legge
– Madilog (1946), Tan Malaka
– From Jail to Jail, Tan Malaka